Sekilas Tentang Bisnis Properti
Kita semua setuju kalau rumah adalah kebutuhan pokok manusia, di samping pangan dan sandang. Itu artinya dimana ada manusia, maka di sana ada rumah/ tempat tinggal. Itu sebabnya berinvestasi di bidang properti bisa dibilang sangat menjanjikan. Apalagi jumlah pasangan muda terus meningkat, seiring dengan bertambahnya populasi manusia.
Ada dua jenis investasi properti yang bisa anda coba, yaitu: 1) properti komersial (ruko, kondotel) dan 2) residensial (rumah tinggal, apartemen). Dalam menjalankan bisnis properti, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, yaitu:
Pertama, Pertumbuhan populasi manusia. Teorinya sederhana, semakin banyak manusia, maka semakin banyak yang membutuhkan tempat tinggal. Itu artinya semakin banyak populasi, maka sumber pemasukan untuk bisnis properti sebakin banyak.
Kedua, kondisi ekonomi global. Kondisi ekonomi secara global juga dapat mempengaruhi tinggi rendahnya harga properti. Itu sebabnya peran serta pemerintah sangat diperlukan, seperti nilai suku bunga rendah, keringanan pajak, dan sebagainya.
Ketiga, lokasi. Anda harus mengenali pembangunan di lingkungan sekitar objek investasi. Karena hal ini juga nantinya akan mempengaruhi minat beli masyarakat. Sebuah tempat yang aksesnya dekat menuju pusat perbelanjaan, sarana pendidikan, rumah sakit, dan sebagainya. Lokasi yang strategis dan daerah yang bukan rawan banjir tentu saja akan memiliki nilai jual tinggi dan ramai diminati masyarakat.
Selain beberapa hal di atas, anda juga harus mempertimbangkan biaya-biaya yang akan muncul. Contoh jika anda berniat memakai fasilitas KPR, pasti akan ada biaya-biaya yang timbul seperti administrasi dan provisi. Belum lagi biaya notaris dan pajak. Selain itu jika anda membeli rumah bekas juga harus memperhatikan biaya renovasi.
Oleh: Hadi Nur Pakar (089635437721#7D7A2860)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar